Manusia dan Harapan
Masih ingatkah dengan ungkapan ‘bagai pungguk merindukan bulan’ dimana mengharapkan sesuatu yang terlampau tinggi. Bahwa sebenarnya harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan tersebut dapat terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya digambarkan setinggi bintang. sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah : Kelangsungan hidup Keamanan Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai Diakui lingkungan Perwujudan cita-cita Dr. Yuyun suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu mengemukakan tiga teori tentang kebenaran : 1. Teori koherensi : suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul...